Showing posts with label Jadi. Show all posts
Showing posts with label Jadi. Show all posts

Sunday, June 26, 2011

Cara Agar Blog Jadi Nomor Satu di Google

Cara Agar Blog Jadi Nomor Satu di Google

Pertanyaan bagaimana Cara Agar Blog Jadi Nomor Satu di Google sering sekali menjadi keluhan dari semua blogger pemula sekarang ini, sebab untuk mendapatkan posisi bagus di pencarian google khususnya google.co.id memang memerlukan beberapa kiat khusus. Untuk masalah platform apa yang kita gunakan bukan menjadi suatu masalah, bisa menggunakan blogspot atau wordpress.

Namun yang paling penting adalah pengaruh dari seo offpage atau istilahnya backlink. Mendapat backlink adalah sebuah link berbentuk teks yg berada di blog atau situs orang lain yang jika kita klik maka akan menuju ke suatu halaman blog kita. Teks dari link ini biasanya berupa anchor text atau teks singkat yang biasanya adalah kata kunci dari halaman tujuan tersebut.

Fungsi dari backlink sangat penting Agar Blog Jadi Nomor Satu di Google dan meningkatkan popularitas suatu blog atau biasa dikenal dengan pagerank yang jadi sebuah ukuran otoritas dan pentingnya situs tersebut terutama oleh mesin pencari seperti Google. Sebab semakin besar pagerank semakin cepat blog kita menjadi nomor 1 di google dalam setiap kata kunci.

Pada pertemua ini saya ingin memberikan sebuah tips mudah namun hasilnya luar biasa dalam mendapatkan pagerank google secara cepat. Jadi intinya semakin cepat melakukan cara ini semakin besar peluang blog teman-teman akan menjadi nomor satu di google apabila sudah mendapatkan pagerank nanti. Untuk selengkapnya silakan baca tutorialnya di sini Cara Cepat Update PageRank google.

Friday, April 22, 2011

Briptu Eka Frestya Ingin Jadi Model

Briptu Eka Frestya di NTMC Polri. (Yahoo!/Bernard Chaniago)

Briptu Eka Frestya di NTMC Polri. (Yahoo!/Bernard Chaniago)


Brigadir (Polisi) Satu Eka Frestya adalah salah satu duta Kepolisian RI dalam menjalankan tugas mendekatkan korps dengan masyarakat. Melalui televisi, ia dan sejumlah rekannya kerap tampil menyampaikan informasi lalu lintas.

Paras manis Eka membuat wajahnya mudah diingat orang. Keayuan perempuan 23 tahun itu dilengkapi pula dengan, menurut pengakuan dia, keberanian dan kesukaan pada tantangan.

Yahoo! Indonesia mewawancarai Eka Frestya di kantor National Traffic Management Center Kepolisian Republik Indonesia, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Ia bercerita dari alasannya menjadi polisi hingga tipe cowok impiannya.

Yahoo! Indonesia (Y!): Kenapa Anda mau menjadi polisi?

Eka Frestya: Jadi polisi itu seru. Ada banyak tantangan, dan pekerjaannya pun nggak monoton. Bisa ke sana ke sini juga.

Y!: Apa pengalaman yang paling seru selama menjadi polisi?

Eka: Menangkap penjahat (tersenyum).

Y!: Wow! Bisa cerita seperti apa ketika itu?

Eka: Waktu itu saya bertugas di Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta. Kami memang bekerjasama dengan Bea Cukai. Ada laporan, ada TO (Target Operasi—red), lalu kita selidiki. Kemudian didapati ada barang yang dicurigai sebagai narkotika. Lalu kita tangkap saat itu.

Y!: Sebelum di NTMC, Anda sudah pernah bertugas di mana saja?

Eka: Setelah dilantik tahun 2006, saya bertugas di Polda Metro Jaya. Di Direktorat Samapta untuk patroli kendaraan roda empat. Lalu di Polres Bandara, pertama saya dinas di pospol terminal 3 menangani masalah TKI. Kemudian pindah ke pariwisata, pindah lagi ke protokol pejabat Polri dan bagian narkoba. Barulah ke Ditlantas Polda Metro Jaya.

Y!: Kalau boleh memilih, ingin ditugaskan di kesatuan mana lagi selain lalu lintas?

Eka: Kalau disuruh memilih yah, maunya sih di Krimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus—menangani kejahatan ekonomi dan cyber) atau mau di (Direktorat) Narkoba.

Y!: Kenapa Anda memilih kesatuan yang terkesan penuh dengan kekerasan?

Eka: Saya suka tantangan. Saya juga nggak takut, karena mental kita kan sudah dilatih. Saya memang menikmati bertugas di lapangan.

Y!: Semenjak menjadi presenter di Metro TV, merasa menjadi pusat perhatian ketika jalan di tempat umum, di mal misalnya?

Eka: Kalau saya nggak ya. Karena kalau jalan-jalan kan nggak pakai seragam. Mungkin masyarakat nggak ngeuh.

Y!: Pacar bagaimana menanggapi Anda menjadi presenter TV?

Eka: Saya belum punya pacar lhooo (tertawa).

Y!: Oh, jadi belum punya pacar. Tapi ada yang mendekati, dong?

Eka: Kalau yang PDKT ada sih. Lihat aja, kalau nggak sreg yah kita hanya berteman saja. Nggak ada salahnya kan berteman dulu.

Y!: Cowok impian Briptu Eka yang seperti apa sih?

Eka: Cowok yang baik dan yang bertanggung jawab.

Y!: Hobinya apa jika sedang tidak bertugas?

Eka: Saya senang naik gunung, main jestki juga. Saya biasanya seminggu sekali main jetski.

Y!: Kalau tidak menjadi polisi, ingin memilih profesi apa?

Eka: Saya mau jadi model (tertawa)!

Y!: Sudah ada yang menawarkan untuk menjadi model, main sinetron atau MC?

Eka: Belum ada sih. Kalau ada pun, untuk menunjang tugas nggak apa-apa. Tapi kalau di luar dinas harus izin dengan pimpinan.
_______________
Nama: Eka Frestya
Lahir: 15 Juli
Karier: Dilantik menjadi Polwan pada 2006 dan kini bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya

Thursday, April 21, 2011

Gempa Jepang Membuat Waktu Jadi Pendek

http://ndyteen.com/wp-content/uploads/2011/03/Gempa-Jepang-japan-earthquake-2011-10.jpg

Gempa dan Tsunami yang melanda Jepang beberapa waktu lalu, tidak hanya membawa kerusakan lingkungan yang dasyat, tetapi juga membuat waktu ikut berubah. Hal ini diungkapkan oleh Richard Gross, seorang ahli geofisika NASA.

Akibat gempa yang berkekuatan 8,9 skala Richter di Jepang pada tanggal 11 Maret 2011 lalu, waktu berjalan lebih cepat sebesar 1,6 mikro detik (0,000016 detik)sehingga waktu 1 hari menjadi lebih pendek. Sebelumnya gempa di Haiti telah menyebabkan pengurangan panjang hari sejumlah 1,26 mikrodetik. Gempa di Sumatra pada tahun 2004 menyumbangkan jumlah terbesar sebesar 6,8 mikrodetik.


Friday, April 15, 2011

Brigadir Avvy dan Brigadir Astri: Jadi Polwan Harus Pintar

Brigadir Avvy, Brigadir Astri (Yahoo! Indonesia/Bernard Chaniago)

Nama Brigadir Avvy Olivia dan Brigadir Astri Rachmadani mulai terkenal sejak tampil di program MetroTV pada Desember 2010. Banyak orang sengaja menonton program itu demi melihat wajah mereka ketimbang menyimak lokasi mana yang sedang macet parah.

Yahoo! Indonesia mewawancarai Avvy dan Astri bersama dengan rekan mereka, Briptu Eka Frestya dari National Traffic Management Center Polri (pusat pengendalian lalu lintas). Rekan mereka yang lain — AKP Desmont, AKP Christanto dan Ipda Eny — tidak dapat bergabung karena sedang bertugas.

Berikut ini kutipannya:

Yahoo! Indonesia (Y!): Mengapa kalian memilih menjadi polisi?

Brigadir Avvy (Avvy): Sejak SMP, cita-cita saya ingin menjadi polisi. Saya benar-benar tertarik kalau melihat polisi wanita saat itu. Makanya saya mendaftar.

Y!: Kapan Anda mendaftar?

Avvy: Waktu itu tahun 2002, sekitar bulan April atau Mei ada penerimaan polisi wanita dari Polda Metro Jaya. Lalu saya mendaftar di Polsek Pasar Rebo, karena saya memang tinggal di daerah Pasar Rebo. Setelah mendaftar, saya mengikuti ujian seleksi dan dinyatakan lulus. Kemudian ikut pendidikan selama enam bulan di Sekolah Polisi Wanita.

Y!: Kalau Brigadir Astri, bagaimana?

Brigadir Astri (Astri): Saya kebetulan satu angkatan dengan Brigadir Avvy. Kami angkatan 26 tahun 2002, lulus dan dilantik pada 23 Desember 2002. Tujuan saya menjadi polisi memang karena cita-cita, nggak ada paksaan.

Y!: Berwajah cantik lalu menjadi polisi, keluarga kalian mendukung?

Astri: Saya didukung penuh sama orangtua dan keluarga (tersenyum).

Avvy: Saya juga sama.

Y!: Latihan sewaktu pendidikan di Sekolah Polisi Wanita seperti apa?

Avvy: Kami mendapat banyak pelatihan — mulai dari jasmani, mental, soal lalu lintas dan samapta. Sebenarnya sama saja seperti pelatihan calon anggota polisi yang lain, hanya saja karena kami calon polisi wanita tentu latihannya ada beberapa penyesuaian.

Y!: Jika tidak menjadi polisi, profesi apa yang akan Anda pilih?


Avvy: Saya ingin menjadi pemandu waisata, karena saya senang jalan-jalan. Sekarang sih belum ada kesempatan untuk keliling Indonesia. Mungkin nanti. Tapi pernah sih jalan-jalan ke beberapa tempat, karena saya pernah jadi pramugari untuk pesawat Polri.

Astri: Saya mau jadi psikolog. Karena dari dulu teman-teman senang curhat sama saya.

Y!: Menjadi presenter televisi untuk melaporkan kondisi lalu lintas, bagaimana kalian bisa terpilih? Bisa ceritakan prosesnya?

Avvy: Ada seleksi. Sekitar 30 orang, 15 dari Korps Lalu Lintas dan 15 lainnya dari Polda Metro Jaya. Kami menjalani tes lalu terpilih. Dan ada pelatihannya bagaimana siaran untuk di depan kamera.

Y!: Merasa grogi ketika pertama kali siaran?


Astri: Iya, karena kita juga baru pertama kali. Pengalaman baru juga untuk kita. Tapi sudah latihan sebelumnya.

Y!: Semenjak menjadi presenter di Metro TV, pernah mendapat surat penggemar?

Avvy: Belum pernah sih. Paling di Facebook atau Twitter aja. Banyak yang memuji kita (tersenyum).

Y!: Pacar bagaimana, pernah mengkritik atau memuji soal penampilan di televisi?

Avvy: Suami, bukan pacar (tertawa). Paling-paling dia memberi tahu saya, jangan terlalu terlihat deg-degan kalau di depan kamera.

Y!: Ooh jadi Brigadir Avvy sudah menikah. Kalau Brigadir Astri?

Astri: Sama. Anak saya sudah dua, usia lima tahun dan tiga tahun.

Avvy: Anak saya satu, usia tiga tahun mau ke empat tahun.

Y!: Kalian melakukan perawatan khusus untuk wajah?


Avvy: Saya sih nggak. Hanya perawatan wajah biasa saja di rumah. Nggak ke salon.

Astri: Kalau saya sebulan sekali saja ke salon, cuma untuk membersihkan wajah.

Y!: Sekarang kalian kan bertugas di Korps Lalu Lintas, ada impian untuk berdinas di kesatuan lain?

Astri: Sejak awal saya memang ditugaskan di lalu lintas dan saya menikmatinya. Jadi belum ada angan-angan pindah ke mana.

Y!: Apa pendapat kalian soal Briptu Norman?

Avvy: Belum pernah bertemu sih, tapi lihat di televisi lucu kayaknya.

Astri: Iya lucu.

Y!: Misalkan mendapat tawaran main sinetron, jadi model atau MC, apa kan diambil?

Astri: Selama untuk kepentingan Polri tidak apa-apa. Tapi kalau di luar itu kami harus mendapat izin dari pimpinan.

Y!: Kiat untuk menjadi polisi apa saja? Bisa dibagi ke perempuan-perempuan yang juga berminat menjadi polisi?

Avvy: Harus menjaga kesehatan dengan baik. Karena faktor kesehatan juga sangat diperhatikan. Terus juga harus pintar.

Astri: Iya, faktor akademis sangat menentukan.

>>Lihat juga: Galeri foto Brigadir Avvy, Brigadir Astri dkk, saat bertugas di NTMC Polri.

Biodata Brigadir Avvy:
Nama: Avvy Olivia
Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 16 April
Pangkat: Brigadir Polisi
Berdinas di: Korps Lalu Lintas Polri
Status: Menikah tahun 2006 dengan satu anak

Biodata Brigadir Astri:
Nama: Astri Widya Rachmadani
Tempat/Lahir: Palangkaraya, 2 Juni
Pangkat: Brigadir Polisi
Berdinas di: Korps Lalu Lintas Polri
Status: Menikah tahun 2005 dengan dua anak

Selain kisah Avvy Olivia dan Astri Rachmadani, masih ada cerita Brigadir Satu Eka Frestya tentang pengalamannya menjadi polisi sekaligus presenter televisi. Ia juga bercerita tentang cowok dan ketertarikannya terhadap hal-hal yang menantang.

Penasaran? Nantikan hasil wawancara Yahoo! Indonesia dengan Briptu Eka Frestya!