Monday, April 25, 2011
Briptu Norman Dapat Hadiah dari India
Sebagai seorang selebritis dadakan, Briptu Norman Kamaru sukses mengambil hati para penggemarnya. Tak hanya dari dalam negeri, Briptu Norman yang terkenal dengan lipzync lagu Chaiya-Chaiya ini ternyata juga memiliki penggemar dari India.
Bahkan untuk lebih mendekatkan diri dengan sang pujaan, fans dari India tersebut pada Minggu kemarin mengirimkan hadiah untuk Briptu Norman berupa pakaian dan sepatu khas India. Tentu saja mendapat hadiah dari pengemarnya, Briptu Norman sangat senang dan langsung mengenakan kain pemberian fansnya tersebut dan menunjukannya kepada kedua orangtuanya Halima dan Idrus Kamaru.
Sementara itu di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor pemberian dari Universitas Bung Karno yang diserahkan saat Briptu Norman berada di Jakarta pun tiba dan di serahkan kepada Briptu Norman. Menurut ibu Briptu Norman, Halima, sepeda motor tersebut akan digunakan untuk kerja yang anaknya. Namun untuk sementara motor tersebut dititipkan kepada kakak Briptu Norman Kamaru.
Di tengah perawatan setelah jatuh sakit, Briptu Nornam Kamaru secara diam-diam datang ke rumah orangtuanya di Kelurahan Padebuolo, Kota Gorontalo. Menurut Halima, kedatangan anaknya memang sengaja dirahasiakan karena pihak keluarga ingin mengadakan tasyakuran buat kesuksesan Briptu Norman.
Halima menuturkan, selama di rumah, anaknya sempat mencicipi makanan kesukaannya yakni ayam Goreng Rica. Namun karena keberadaan Norman diketahui warga sekitar yang langsung menyerbu rumah orangtuanya, jadwal berkunjung yang diberikan Polda Gorontalo yang tadinya tiga jam akhirnya dipersingkat menjadi satu jam saja. Briptu Norman pun kemudian langsung dibawa kembali ke Mapolda Gorontalo. (okezone)
Friday, April 22, 2011
Briptu Eka Frestya Ingin Jadi Model
Brigadir (Polisi) Satu Eka Frestya adalah salah satu duta Kepolisian RI dalam menjalankan tugas mendekatkan korps dengan masyarakat. Melalui televisi, ia dan sejumlah rekannya kerap tampil menyampaikan informasi lalu lintas.
Paras manis Eka membuat wajahnya mudah diingat orang. Keayuan perempuan 23 tahun itu dilengkapi pula dengan, menurut pengakuan dia, keberanian dan kesukaan pada tantangan.
Yahoo! Indonesia mewawancarai Eka Frestya di kantor National Traffic Management Center Kepolisian Republik Indonesia, Jl MT Haryono, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu. Ia bercerita dari alasannya menjadi polisi hingga tipe cowok impiannya.
Yahoo! Indonesia (Y!): Kenapa Anda mau menjadi polisi?
Eka Frestya: Jadi polisi itu seru. Ada banyak tantangan, dan pekerjaannya pun nggak monoton. Bisa ke sana ke sini juga.
Y!: Apa pengalaman yang paling seru selama menjadi polisi?
Eka: Menangkap penjahat (tersenyum).
Y!: Wow! Bisa cerita seperti apa ketika itu?
Eka: Waktu itu saya bertugas di Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta. Kami memang bekerjasama dengan Bea Cukai. Ada laporan, ada TO (Target Operasi—red), lalu kita selidiki. Kemudian didapati ada barang yang dicurigai sebagai narkotika. Lalu kita tangkap saat itu.
Y!: Sebelum di NTMC, Anda sudah pernah bertugas di mana saja?
Eka: Setelah dilantik tahun 2006, saya bertugas di Polda Metro Jaya. Di Direktorat Samapta untuk patroli kendaraan roda empat. Lalu di Polres Bandara, pertama saya dinas di pospol terminal 3 menangani masalah TKI. Kemudian pindah ke pariwisata, pindah lagi ke protokol pejabat Polri dan bagian narkoba. Barulah ke Ditlantas Polda Metro Jaya.
Y!: Kalau boleh memilih, ingin ditugaskan di kesatuan mana lagi selain lalu lintas?
Eka: Kalau disuruh memilih yah, maunya sih di Krimsus (Direktorat Reserse Kriminal Khusus—menangani kejahatan ekonomi dan cyber) atau mau di (Direktorat) Narkoba.
Y!: Kenapa Anda memilih kesatuan yang terkesan penuh dengan kekerasan?
Eka: Saya suka tantangan. Saya juga nggak takut, karena mental kita kan sudah dilatih. Saya memang menikmati bertugas di lapangan.
Y!: Semenjak menjadi presenter di Metro TV, merasa menjadi pusat perhatian ketika jalan di tempat umum, di mal misalnya?
Eka: Kalau saya nggak ya. Karena kalau jalan-jalan kan nggak pakai seragam. Mungkin masyarakat nggak ngeuh.
Y!: Pacar bagaimana menanggapi Anda menjadi presenter TV?
Eka: Saya belum punya pacar lhooo (tertawa).
Y!: Oh, jadi belum punya pacar. Tapi ada yang mendekati, dong?
Eka: Kalau yang PDKT ada sih. Lihat aja, kalau nggak sreg yah kita hanya berteman saja. Nggak ada salahnya kan berteman dulu.
Y!: Cowok impian Briptu Eka yang seperti apa sih?
Eka: Cowok yang baik dan yang bertanggung jawab.
Y!: Hobinya apa jika sedang tidak bertugas?
Eka: Saya senang naik gunung, main jestki juga. Saya biasanya seminggu sekali main jetski.
Y!: Kalau tidak menjadi polisi, ingin memilih profesi apa?
Eka: Saya mau jadi model (tertawa)!
Y!: Sudah ada yang menawarkan untuk menjadi model, main sinetron atau MC?
Eka: Belum ada sih. Kalau ada pun, untuk menunjang tugas nggak apa-apa. Tapi kalau di luar dinas harus izin dengan pimpinan.
_______________
Nama: Eka Frestya
Lahir: 15 Juli
Karier: Dilantik menjadi Polwan pada 2006 dan kini bertugas di Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya
Wednesday, April 20, 2011
Briptu Norman Jatuh Sakit Keletihan
Gorontalo (ANTARA) - Brigadir dua Norman Kamaru, anggota Satuan Brimob Kepolisian Daerah Gorontalo yang meraih ketenaran lewat aksi lipsing lagu India "chaiyya-chaiyya", saat ini terbaring sakit, di klinik kesahatan Polda Gorontalo, Rabu.
Kepala bidang hubungan masyarakat Polda Gorontalo, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Wilson Damanik, di Gorontalo mengemukakan kondisi kesehatan Briptu Norman saat ini masih lemas, butuh istirahat total karena keletihan selama berada di Jakarta dipadati sejumlah agenda.
"Saat ini Norman harus istirahat total dulu, karena hampir dua pekan di Jakarta, hingga kemarin tiba di Gorontalo disambut warga, cukup membuatnya letih," kata Wilson
Dikatakannya sebelumnya Norman, sempat mengeluhkan kondisi kesehatanya yang mulai menurun. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, ternyata tekanan darahnya drop, berat badan berkurang, dan harus diberikan cairan infus.
"Kondisi kesehatannya masih belum stabil, kami tetap memantau perkembangannya," ujar Wilson.
Sementara itu, terkait konser akbar dalam rangka malam syukuran penyambutan kedatangan Briptu Norman, yang direncanakan digelar malam ini, dikatakannya, belum bisa memberikan garansi bisa menghadirkan Briptu Norman, yang masih sakit.
"Kami tidak bisa paksakan Norman hadir di acara tersebut, jika kondisnya belum pulih total," kata Wilson.
Ia berharap, semua pihak mendoakan Briptu Norman, agar bisa tampil lagi memberikan hiburan bagi masyarakat Gorontalo.
"Kami mohon maaf, jika sebentar malam kondisi Norman belum pulih, kami pun tidak bisa berikan garansi sebelum dia sembuh total," tambahnya.
Tuesday, April 12, 2011
Briptu Norman Kamaru Dapat Beasiswa dan Motor
Jakarta-C&R/OMG- Joget Chaiyya Chaiyya yang dibawakan oleh Briptu Norman Kamaru membawa berkah. Pasalnya, gara-gara video lipsync-nya, ia menjadi selebriti mendadak dengan menjadi bintang tamu stasiun televisi.
Bahkan, ia mendapatkan sebuah penghargaan dari Universitas Bung Karno (UBK) berupa beasiswa dan sepeda motor lantaran aksinya yang membuat inspirasi bagi banyak kaula muda untuk berbuat yang positif. "Saya mengucapkan terima kasih dan saya senang dengan pemberian beasiswa pendidikan yang diberikan Universitas Bung Karno," ujar Briptu Norman di Aula Universitas Bung Karno, Cikini, Jakarta, Senin (11/4/2011).
Meski begitu, Norman belum tentu bisa mengambil beasiswa yang diberikan pihak UBK. Selain harus mendapat izin dari atasan, rumah Norman yang berada di Gorontalo, menjadi masalah tersendiri. "Saya belum tahu akan tinggal di Jakarta atau tidak. Saya belum tahu, lihat saja nanti," paparnya. (Deva)
