Showing posts with label Bisa. Show all posts
Showing posts with label Bisa. Show all posts

Thursday, October 13, 2011

Susu Sapi Bisa Picu Buah Hati Alergi

Susu Sapi


Liputan6.com, Jakarta: Para ibu, pasti akan lebih senang bila memberikan sang buah hati ASI eksklusif di awal pertumbuhan. Namun dengan alasan tertentu, ada beberapa kaum Ibu yang enggan memberikan susu terbaiknya. Dan sebagai gantinya, mereka memilih susu instan berlabel sapi yang beredar di pasaran.

Padahal menurut penelitian, bayi yang dalam perkembangannya diberikan susu sapi, akan lebih riskan terkena alergi. Hal ini terjadi karena Imunoglobulin (IgE) dalam protein susu sapi, tak tercerna baik dalam tubuh bayi. Karena dianggap sebagai benda asing. Akibatnya dapat menimbulkan gangguan berupa gejala reaksi alergi, terlebih bila kondisi bayi lemah.

Agar alergi diketahui sejak dini, baiknya para orangtua dapat perhatikan riwayat kesehatan. Karena bisa jadi orangtua yang memiliki riwayat alergi, dapat menyumbang 70 persen penyakit pada buah hatinya disebabkan faktor genetik. Dan tentunya hal ini akan memberikan dampak tak baik.

Untuk itu, bila alergi menyerang anak tersayang Anda, gantilah susu sapi dengan ASI eksklusif. Bila produksi ASI tidak cukup memenuhi kebutuhan si kecil, Anda bisa mencari susu formula terhidrolisa sebagain (partially hidrolized), dan terhidrolisa penuh (extensively hydrolized). Setelah diberikan pada buah hati, perhatikanlah reaksi yang ditimbulkan. Bila muncul gejala yang membahayakan, segera hentikan sejenak.

Selain itu, seperti telur, ikan laut, kacang-kacangan, dan buah-buahan tertentu, biasanya dapat menimbulkan alergi pada bayi yang anti susu sapi. Karenanya, para orangtua diharap tak memberikan jenis makanan pemicu alergi tersebut.

Sunday, August 28, 2011

Lebaran Bisa Beda Tanggal, NU Belum Tetapkan 1 Syawal 1432 H

Rukyat




REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Nahdlatul Ulama belum menetapkan awal Syawwal 1432 H. Penetatapan Idul Fitri dilakukan menunggu hasil rukyat yang digelar oleh NU pada 29 Agustus mendatang.



Hal ini disampaikan oleh Ketua Lajnah Falakiyyah Nahdlatul Ulama (NU), Ghazalie Masroerie. “Belum kita masih menunggu hasil rukyat,”katanya kepada Republika di Jakarta, Ahad (21/8).



Ghazalie mengatakan hasil rukyat tersebut akan disampaikan sebagai bahan rujukan dalam sidang istbat oleh pemerintah. NU sendiri akan menetapkan dan mengikhbarkan setelah mengetahui hasil sidang tersebut.



Ghazalie juga meminta semua pihak agar tak mengaitkan perbedaan berpuasa atau berhari raya dengan dua kutub ormas besar, NU dan Muhammadiyah. Opini seakan mengesankan kedua kubu itu berselisih akibat Ramadhan dan Syawwal berbeda, misalnya.



Padahal, perbedaan yang terjadi tidak bersifat institusional, melainkan perbedaan terdapat pada metode dan kriteri penentuan hilal.

Friday, July 22, 2011

Koper bisa menjadi Skuter




INILAH.COM, London – Berlari menuju bandara demi mengejar waktu penerbangan bisa sangat merepotkan. Kini soal itu tak lagi jadi masalah berkat koper ‘taksi’ ini.

Koper buatan Micro-Luggage dirancang bagi mereka yang ingin ‘ngebut’ ke bandara. Koper ini juga bisa berfungsi sebagai skuter. Koper seharga 250 GBP (Rp3,5 juta) ini mampu menampung barang 26 liter dan saat ini sedang dipasarkan di pasar penerbangan.

Koper hasil rancangan Micro Scooters Inggris ini juga bisa dilepas dari skuternya dan dibawa layaknya koper roda biasa. Micro Scooters merupakan perusahaan berbasis Colchester, Inggris, penghasil skuter mikro yang terkenal pada awal 2000.

Juru bicara perusahaan ini mengatakan, “Kini perusahaan ini ingin menggebrak kembali melalui skuter Micro Luggage”. Tak hanya menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding mobil, skuter ini menjadi solusi mengurangi jejak karbon, lanjutnya.

Penumpang pesawat Dave Gardner (35) mengakui koper ini sangat membantu saat ia berada di bandara. Bagaimanapun juga seperti dilaporkan Dailymail, harga koper ini terbilang mahal. [mor]

Wednesday, June 1, 2011

Radiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker OtakRadiasi Ponsel Bisa Berujung Kanker Otak

http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2011/02/radiasi-ponsel-terhadap-otak.jpg

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK - Badan Kesehatan Dunia WHO baru-baru ini mengingatkan bahaya radiasi dari ponsel yang diklasifikasikan sebagai "sangat mungkin berisiko kanker". Badan ini sebelumnya telah melakukan peninjauan dari efek gelombang elektromagnetik terhadap kesehatan manusia.

Deklarasi tersebut didasarkan pada bukti dalam penelitian atas mereka yang menggunakan ponsel secara intensif. Diketahui, intensitas tinggi pemakaian ponsel mengakibatkan peningkatan risiko glioma, sebuah bentuk kanker otak ganas.

Kesimpulan yang diambil International Agency for Research on Cancer (IARC), badan di bawah WHO, berlaku untuk radiasi elektromagnetik frekuensi radio pada umumnya, meskipun sebagian besar penelitian di daerah ini berpusat pada telepon selular.

Temuan adalah puncak dari pertemuan IARC yang diikuti 31 ilmuwan dari 14 negara untuk mengkaji ratusan hasil penelitian sebelumnya yang telah dipublikasi tentang risiko kanker yang ditimbulkan oleh medan elektromagnetik.

Jonathan Samet, seorang ilmuwan di University of Southern California, yang memimpin grup itu menyatakan, "Mungkin ada beberapa risiko, dan oleh karena itu kita harus tetap mencermati hubungan antara ponsel dan kanker."

Dalam menunjuk bidang frekuensi radio sebagai "mungkin karsinogenik", WHO telah menempatkan mereka setara dengan sekitar 240 agen lain yang merugikan, termasuk medan magnet tingkat rendah, bedak, dan bekerja sebagai dry cleaner.

Laporan tersebut tidak menemukan mekanisme yang jelas bagi gelombang menyebabkan tumor otak. Radiasi dari ponsel terlalu lemah untuk menyebabkan kanker dengan memecah DNA, yang menyebabkan para ilmuwan mencari faktor penyebab lain.

"Kami menemukan beberapa benang merah yang memberitahu kita bagaimana kanker dapat terjadi tetapi ada kesenjangan dan ketidakpastian," kata Samet.

Christopher Liar, Direktur IARC, mengatakan bahwa dalam melihat implikasi potensial untuk kesehatan masyarakat, harus ada penelitian lebih lanjut tentang jangka panjang penggunaan ponsel. "Menunggu ketersediaan informasi tersebut, penting untuk mengambil langkah-langkah pragmatis untuk mengurangi eksposur seperti perangkat hands-free atau SMS," katanya.

Monday, May 23, 2011

Abu Vulkanik Gunung Islandia Bisa Capai Inggris

http://sevensummitninoe.files.wordpress.com/2009/01/volcano.jpg?w=480&h=290

London, CyberNews. Abu vulkanik letusan gunung berapi di Islandia yang baru saja meletus dapat mencapai daratan Inggris pada akhir pekan ini. Demikian ramalan para ahli.

Menurut otoritas penerbangan Inggris, tidak ada dampak akibat letusan gunung berapi Grimsvotn di Islandia, Grimsvotn, di wilayah udara Inggris, namun mereka "terus memantau situasi".

Gunung Grimsvotn hari Sabtu mulai mengeluarkan letusan, yang disebut letusan terbesar dalam 100 tahun terakhir.

Setahun lalu, abu vulkanik dari letusan gunung Eyjafjallajokull dapat mencapai sebagian wilayah Eropa, dan membuat penerbangan di wilayah itu mengalami kekacauan.

Semua negara Eropa saat itu melarang perusahaan penerbangan mengoperasikan pesawatnya. Ini tercatat sebagai penutupan jalur wilayah udara terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II.

Namun, menurut juru bicara badan meteorologi, letusan terakhir yang terpantau dari gunung berapi Grimsvotn tampaknya tidak akan menimbulkan dampak seperti Eyjafjallajokull, meskipun saat ini larangan terbang telah diberlakukan di wilayah sekitar gunung tersebut.

Cuaca jauh lebih berubah dan banyak ketidakpastian. Abu vulkanik itu tak akan bergerak ke daratan Inggris besok atau setelahnya. "Namun mungkin saja kita akan melihat abu vulkanik itu pada akhir pekan ini," sebutnya.

Otoritas penerbangan Islandia telah menerapkan zona larangan terbang di sekitar gunung berapi itu, menutup bandar udara Keflavik, serta membatalkan semua penerbangan domestik. Gunung Grimsvotn telah mengeluarkan asap putih hingga ke udara dan mencapai ketinggian hingga 15 km.

Dalam 24 jam terakhir, tidak ada laporan yang menyebutkan dampak abu vulkanik dari letusan gunung berapi itu. "Kami memantau terus letusan itu," kata otoritas organisasi penerbangan sipil. "Kami juga terus saling kontak dengan pejabat lalu lintas udara kantor meteorologi."

( BBC / CN31 )

Wednesday, April 20, 2011

Mengumpat Bisa Mengurangi Rasa Sakit

VIVAnews - Sumpah serapah yang selama ini dianggap tabu, bisa jadi dianjurkan dalam dunia medis. Itu karena penelitian menemukan kalau umpatan memiliki efek obat penghilang rasa sakit yang kuat, terutama bagi orang yang jarang melakukannya.Tim peneliti dari Keele University, Inggris, menguji teori ini pada mahasiswa yang tangannya dicelupkan pada air dingin. Saat memegangnya, mereka mengumpat dengan kata-kata kasar berulang kali. Mereka kemudian diminta melakukan hal itu lagi, tetapi menggunakan frase yang lebih sopan sebagai gantinya. Para peneliti menemukan bahwa mahasiswa mampu menahan tangan dalam air es untuk lebih lama saat melakukan umpatan berulang-ulang.

Hal ini menunjukan adanya hubungan antara umpatan dengan peningkatan toleransi rasa sakit. Mereka juga menemukan bahwa efek tersebut empat kali lebih mungkin bekerja pada mahasiswa yang jarang melakukan umpatan. Tim percaya efek tersebut terjadi karena memicu respons "pertarungan atau pelarian".Denyut jantung cepat mahasiswa yang mengulang umpatan menunjukkan peningkatan agresi. Dalam respons pertarungan klasik atau pelarian, bisa mengecilkan kelemahan dan mendukung toleransi rasa sakit menjadi lebih baik.Hasil penelitian membuktikan bahwa mengumpat tidak hanya memicu respons emosional, tetapi juga fisik. Hal ini mungkin bisa menjelaskan mengapa terdapat sejarah kutukan berusia berabad-abad bahkan masih berlanjut hingga hari ini."Menyumpah, mengumpat atau apapun itu telah dilakukan selama berabad-abad dan bersifat universal dalam fenomena linguistik manusia," kata Dr. Richard Stephens, salah satu peneliti, seperti dikutip dari Telegraph.Menurutnya mengutuk atau mengumpat membangkitkan pusat respons emosi pada otak, yang terdapat di otak bagian kanan. Sedangkan, sebagian besar produksi bahasa terjadi di otak bagian otak kiri.''Penelitian kami menunjukkan alasan potensial mengapa sumpah serapah atau kutukan terus terjadi dan masih ada hingga hari ini," kata Dr. Richard.

Saturday, March 19, 2011

Cara Manual Memperbaiki Flashdisk Yang Rusak (Tidak Bisa Di Format)



Mungkin anda pernah mengalami ketika mencolokkan flash disk ke komputer, flash disknya bisa dideteksi namun tak bisa dibuka atau dibaca. Ketika anda ingin memformat malah tak bisa. Nah, tips berikut adalah cara memperbaiki flash disk rusak atau tak bisa diformat. Cara ini sudah saya coba dan berhasil. Berikut langkah langkah yang harus anda lakukan:

1. Klik start - Run
2. Lalu ketik “compmgmt.msc” tanpa spasi, tekan enter.
3. Pada bagian storage, buka disk management.
4. Normalnya flash disk anda akan terdeteksi.
5. Anda klik kanan, trus pilih create partition.
6. Klik kanan lagi, pilih format. Selesai.

Semoga flash disk anda bisa digunakan kembali.

Catatan :
1. Untuk beberapa kasus, anda dapat langsung memformat flash disk setelah langkah ke - 4.
2. Bila tips ini tidak berhasil, anda dapat menggunakan software khusus untuk memperbaiki (repair) flash disk rusak atau tidak bisa diformat (Cari Di Situslakalaka Dengan Fitur Pencarian Yang Sudah Kami sediakan)