Showing posts with label Selama. Show all posts
Showing posts with label Selama. Show all posts

Wednesday, August 24, 2011

Selama Masa Lebaran, BRI Siapkan Uang Tunai di ATM Rp 9,51 Triliun

JAKARTA, (PRLM).- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) memastikan pasokan dana di anjungan tunai mandiri (ATM) BRI aman sebelum hingga selesai Lebaran 2011, yakni dengan mengedrop uang tunai ke semua ATM BRI sebesar Rp 9,51 triliun atau meningkat sebesar 18,90% dari kebutuhan tahun lalu.



”ATM akan kami persiapkan secara maksimal, karena penggunaan e-channel tertinggi selama hari raya adalah ATM. Jumlah ATM BRI secara nasional adalah sebanyak 6.794 ATM," kata Sekretaris Perusahaan Bank BRI Muhammad Ali di Jakarta, Rabu (24/8).



Menurut dia, kenaikan penggunaan ATM terjadi di awal Ramadhan, yang meningkat 11,76% menjadi 1.539.571 transaksi perhari. Sementara nominal transaksi ATM hingga mencapai Rp.770 milyar perhari dengan kenaikan dari awal Ramadhan sebsar 10,82%.



”Pokoknya nasabah kita servis habis di ATM. Duitnya cukup sampai ke pelosok nusantara. Pasokan duit lewat ATM tak hanya difokuskan ke kota-kota besar, melainkan sampai ke daerah-daerah dan pelosok desa. Tingkat availibility ATM BRI mencapai 98%, dengan adanya petugas ATM dan petugas monitoring ATM diharapkan dapat mensiagakan 100% ATM BRI di seluruh Indonesia," katanya.



Meski demikian, pihaknya juga meminta nasabah Bank BRI agar waspada terhadap meningkatnya aksi kriminalitas menjelang hari raya. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar nasabah berhati-hati saat mengambil dana tunai baik saat bulan puasa dan Idul Fitri.



”Mengambil uang seperlunya sesuai kebutuhan, mengingat saat ini BRI telah menyediakan ATM dalam jumlah banyak dan tersebar di seluruh Indonesia,” imbau Ali. Kedua, lanjut Ali, pihaknya meminta nasabah menjaga kerahasiaan PIN serta selalu merubah PIN secara berkala.”Bila terjadi permasalahan segera hubungi call center BRI di 14017,” tambah dia.

Wednesday, May 18, 2011

Begini Lho, Pola Makan Presiden Selama Berdiet

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9uQZ9QHwzhGOhsnUtlI8dWJB-CgnNu11TI23tYTfSWT9aJxakY_c7GGI1fBGVL-ah_gK2bJviUbJU_zXF7SuLUJYCM2xLHWi9eMv3DzU_7i6J6o07-ENyYW2RnZJrwF3cVjUkHvRJNGE/s320/sby2.jpg

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono sedang menjalani diet untuk mengurangi berat badan. Staff Khusus Presiden Bidang Informasi Heru Lelono mengatakan presiden melakukan program diet SBY atas saran dari ahli gizi. "Jadi ternyata kita dapat pemahaman baru, dari seorang ahli gizi bahwa umur tertentu, makanannya harus begini-begini. Pak SBY ikuti itu dengan disiplin," ujarnya, ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu (18/5).

Dalam pola diet itu, pukul 07.00 pagi Presiden sudah harus sarapan. Lalu pukul 10.30 boleh makan dalam porsi agak porsi besar, dengan pelengkap seperti ikan atau ayam. Lalu makan lagi pukul 12.30 dan 17.00.

"Namun di antara jadwal makan itu ada yang cuma mengkonsumsi yogurt non fat," katanya. Dalam diet itu, tambah Heru, SBY juga tidak mengonsumsi obat diet tertentu. Sementara sayurannya juga biasa seperti timun, asparagus atau kadang-kadang bayam, dikonsumsi dalam jumlah banyak.

"Kalau tidak salah makan enam sampai tujuh kali sekali. Tapi ada yang cuma yogurt non fat," jelasnya.

Heru menegaskan SBY dalam kondisi terbaik sekarang, sehingga tidak perlu dikhawatirkan meski terlihat agak kurus. Dia pun membantah isu stroke yang sebelumnya muncul di media massa.

"Dulu ada berita stroke segala macam, kebalikan sekarang beliau dalam kondisi fit. olahraga sekarang belum tentu Anda menang," jelasnya.

Lalu berapa kilokah SBY turun? Heru tidak tahu pasti. Tapi berdasar teori, bisa turun 5,8 kilogram selama lima minggu. Ck...ck...ck...boleh juga.