Showing posts with label Pertama. Show all posts
Showing posts with label Pertama. Show all posts

Saturday, July 2, 2011

LCD TV 3D Pertama tanpa harus menggunakan kacamata 3D

LCD TV 3D Pertama tanpa harus menggunakan kacamata 3D


TOKYO, KOMPAS.com — Untuk menikmati konten tiga dimensi di layar TV, selama ini penonton selalu wajib menggunakan kacamata khusus. Namun, mulai sekarang, itu tidak lagi. Toshiba telah memelopori produk TV LCD yang bisa menampilkan citra 3D tanpa tergantung kacamata lagi alias bisa langsung dinikmati dengan mata telanjang.

TV tersebut mulai dijual di Jepang, Rabu (22/12/2010). Saat ini baru tersedia model Regza GL1 yang berukuran 12 inci. Satu unitnya memang dijual cukup mahal, yakni 119.800 yen atau sekitar Rp 13,5 juta. Model dengan layar lebih lebar 20 inci akan menyusul akhir pekan nanti.Tidak mudah memang menampilkan gambar tiga dimensi yang bisa langsung dilihat mata telanjang di layar LCD. Sejauh ini, produsen lain baru menerapkannya di layar kecil, seperti Sharp, yang memperkenalkannya untuk smartphone. Nintendo juga menggunakan teknologi semacam itu pada perangkat video game Nintendo 3DS.

Toshiba memanfaatkan teknologi yang memungkinkan citra digital disajikan dengan sudut pandang yang berbeda-beda untuk diterima mata kanan dan kiri. Selama ini, hal tersebut diatur lewat filter merah dan biru pada kacamata tiga dimensi. Kalaupun ingin melihat video yang bukan tiga dimensi, tersedia pilihan mengubah mode ke tampilan normal.

Friday, February 25, 2011

Fakta Bangunan Pencakar Langit Pertama di Dunia Terungkap

Teka Teki Tel Jericho Bangunan Pencakar Langit Kuno Pertama Dunia 148x300 Teka Teki Tel Jericho, Bangunan Pencakar Langit Kuno Pertama Dunia


Baru-baru ini, ahli arkeologi dari Tel Aviv University merilis hasil penelitian menara Tel Jericho, menara batu setinggi 28 kaki (sekitar 8,5 meter) yang ditemukan pada 1952. Penelitian yang dilakukan Roy Liran dan Dr. Ran Barkai itu mencatat, menara tersebut merupakan contoh bangunan tinggi pertama yang dibuat manusia sebelum masa transisi periode pertanian dan produksi pangan di wilayah tersebut.

Liran dan Barkai meyakini menara yang diperkirakan dibangun selama 10 tahun itu adalah petunjuk pergulatan kekuasaan pada awal periode Neolitikum. Selama proses pembangunan, seseorang atau sekelompok orang tertentu memanfaatkan ketakutan purba penduduk Jericho untuk membangunnya.

Rekonstruksi matahari terbenam menunjukkan bayangan bukit saat tenggelamnya matahari pada hari terpanjang dalam satu tahun, jatuh tepat pada menara Jericho, menyelimuti menara dan akhirnya menyelubungi seluruh wilayah desa. Berdasarkan hal tersebut, kedua peneliti itu yakin konstruksi menara itu berkaitan erat dengan ketakutan purba serta keyakinan kosmologis penduduk setempat.

Beberapa teori yang diajukan peneliti sebelumnya menyebutkan menara Jericho sebagai bagian dari sistem benteng yang sekaligus berfungsi untuk mengantisipasi banjir. Ada pula yang berkesimpulan menara dan dindingnya sebagai penanda geografis yang menunjukkan wilayah penduduk awal Jericho serta sebagai simbol kemakmuran dan kekuasaan desa kuno.

Tel Jericho yang pada masa modern ini terletak di Jericho, Tepi Barat, adalah salah satu situs arkeologi tertua di dunia. Menara dengan tangga curam selebar satu meter itu menjulang di atas temobok setinggi empat meter yang kemungkinan mengelilingi kota. Keberadaan menara itu menunjukkan Jericho sebagai kota pertama di dunia meskipun pada kenyataannya wilayah tersebut merupakan permukiman bagi para pemburu di masa prapertanian.
(Sumber: Science Daily, MSNBC, Physorg)