Showing posts with label Bumi. Show all posts
Showing posts with label Bumi. Show all posts

Friday, September 23, 2011

Satelit NASA akan Jatuh ke Bumi Hari Jumat 23/9

VOANEWS.COM. Badan antariksa Amerika NASA mengatakan, sebuah satelit yang sudah tidak berfungsi sebesar bis sekolah diperkirakan akan jatuh ke bumi hari Jumat, tetapi tidak bisa dipastikan di mana satelit itu akan jatuh.

Hari Kamis NASA mengatakan telah mengesampingkan Amerika Utara sebagai lokasi jatuhnya satelit seberat 5,4 ton itu, yang akan pecah berkeping-keping ketika masuk kembali ke atmosfer bumi. Dikatakan lokasi jatuhnya satelit itu akan menjadi lebih jelas pada hari berikutnya.

NASA mengatakan kemungkinannya sangat kecil – yakni satu banding 3.200 – bahwa puing-puing satelit itu akan melukai orang. Dikatakan potongan-potongan satelit itu kemungkinan besar akan jatuh di laut atau di daerah terpencil tak berpenghuni.

Para pejabat NASA memperkirakan jejak puing-puing itu akan mencakup wilayah sepanjang 800 kilometer.

NASA mengatakan ketika satelit itu terbakar pada saat memasuki atmosfir, kejadian itu akan tampak bahkan pada siang hari.

Friday, May 6, 2011

Asteroid Sebesar Pesawat Melintasi Bumi

http://www.cjdw.net/wp-content/uploads/2009/11/asteroid.gif

INLAH.COM, California - Para astronom menyiapkan alat guna mengamati asteroid raksasa seukuran pesawat. Asteroid ini akan melintasi bumi dengan jarak sangat dekat. Seperti apa?

Space.com melaporkan, sebuah asteroid seukuran pesawat akan melintasi bumi dengan jarak lebih dekat dari bulan. Namun media itu memastikan, asteroid itu tidak berpotensi mengancam Bumi.

"Tak ada bahaya tabrakan saat asteroid 2005 YU55 mencapai jarak terdekat dengan bumi 8 November mendatang,” ungkap para astronom itu.

Jarak terdekat lintasan asteroid ini diperkirakan mencapai 324.604 kilometer dari Bumi, lanjutnya.

Pada titik terdekat itu, para astronom mengaku menjadi bisa mempelajari asteroid tersebut dengan lebih baik.

“Biasanya, obyek angkasa yang melintasi Bumi berjarak cukup jauh. Namun, dengan jarak sedekat ini, perangkat sains di Bumi bisa mengamati dengan baik,” papar ilmuwan Jet Propulsion Laboratory milik NASA Barbara Wilson, di Pasadena, California.

Asteroid 2005 YU55 ditemukan para astronom University of Arizona di Tucson pada 2005. [mor]

Saturday, March 19, 2011

SuperMoon Secara Berturut-turut Terbukti Menimbulkan Bencana Bagi Bumi ?

http://thebiblegeek.org/wp-content/uploads/2011/03/super-moon1.jpg

Peristiwa 19 Maret, sering dikenal dengan nama 'lunar perigee' dan Bulan Super, menjadi saat yang dinanti mengingat bulan berada di garis lurus sepanjang 22.561 mil dari Bumi, jarak terdekat dengan planet ketiga dari Matahari ini.

Media internet telah dibanjiri ilmuwan amatir dengan pola pikir konspirasi yang terus menerus memberi peringatan bahwa Bulan Super akan mengganggu pola iklim bumi serta menyebabkan gempa bumi dan aktivitas gunung berapi yang membahayakan masyarakat. Bulan Super pernah terjadi pada 1955, 1974, 1992 dan 2005.

Yang menarik, di tahun-tahun tersebut terjadi peristiwa cuaca ekstrim. Sejumlah bencana besar di Bumi berturut turut terbukti terjadi saat fenomena supermoon atau saat jarak antara Bumi dan Bulan dekat. Misalnya:
- badai New England pada 1938,
- banjir di Lembah Hunter pada 1955.
- bencana angin siklon Tracy yang menyapu Darwin Australia di tahun 1974
- tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005.
- yang terbaru adalah gempa 8,9 SR di Jepang yang menimbulkan tsunami setinggi 10 meter terjadi persis satu minggu sebelum SuperMoon

Karena belum ada cukup data yang mengarah pada teori konspirasi, maka gempa di Jepang masih belum dapat terbaca, murni bencana alamkah?, atau ada konspirasi dibalik tragedi gempa Jepang yang niscaya hanya dapat dilakukan oleh Umat Yang Ditakdirkan Paling Pandai Di Muka Bumi, yang memanfaatkan momen supermoon untuk melancarkan aksinya.

Namun, menurut mereka dimungkinkan ada suatu korelasi antara gempa bumi berskala besar di dekat katulistiwa dan kondisi bulan. "Analoginya seperti pasang surut air laut, pergerakan bumi akibat gravitasi bulan bisa memicu gempa bumi."

wallahu a'lam bishshowab