Showing posts with label Virus. Show all posts
Showing posts with label Virus. Show all posts

Saturday, June 25, 2011

8 Langkah Mengusir Virus Pengeksploitasi Celah Windows

Kehadiran virus W32/VBWorm.BEUA atau yang lebih dikenal sebagai virus shortcut yang mengeksploitasi celah keamanan terbilang cukup meresahkan. Sebab, meski berlabel virus lokal, ia tidak hanya memanfaatkan keteledoran pengguna. Namun telah ‘naik kelas’ dengan menerobos celah keamanan Windows.

Simak 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut, menurut Adang Jauhar Taufik, analis dari Vaksincom:

1. Nonaktifkan ‘System Restore’ untuk sementara selama proses pembersihan.

2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools ‘Ice Sword’. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon ‘Microsoft Visual Basic Project’ kemudian klik ‘Terminate Process’. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/

4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].

5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF –> INSTALL

[Version]

Signature=”$Chicago$”

Provider=Vaksincom

[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,”regedit.exe “%1″”

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,”””%1″” %*”

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0×000000ff,255

6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi ‘Search’. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.

Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:

-. Icon ‘Microsoft Visual Basic Project’.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file ‘.EXE’ atau ‘.SCR’.
-. Type file ‘Application’ atau ‘Screen Saver’.

Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:

>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File ‘Shortcut’
>. Ukuran file 1 KB

Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).

7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.

Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].

8. Install security patch ‘Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046′. Silakan download security patch tersebut di http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx

Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

Source : detikinet.com

Tuesday, May 3, 2011

JENIS – JENIS VIRUS

Untuk lebih mempertajam pengetahuan kita tentang virus, saya akan coba memberikan penjelasan tentang
jenis-jenis virus yang sering berkeliaran di masyarakat umum.

1. Virus Makro

Jenis virus ini pasti sudah sangat sering kita dengar. Virus ini ditulis dengan bahasa pemrograman dari suatu
aplikasi bukan dengan bahasa pemrograman dari suatu Operating System. Virus ini dapat berjalan apabila
aplikasi pembentuknya dapat berjalan dengan baik. Sebagai contoh jika pada komputer mac dijalankan aplikasi
Word, maka virus makro yang dibuat dari bahasa makro Word dapat bekerja pada komputer bersistem operasi
Mac ini.

Contoh virus:
- Varian W97M, misal W97M.Panther

Panjang 1234 bytes, akanmenginfeksi NORMAL.DOT dan menginfeksi dokumen apabila dibuka.

- WM.Twno.A;TW

Panjang 41984 bytes, akan menginfeksi Dokumen Ms.Word yang menggunakan bahasa makro, biasanya
berekstensi *.DOT dan *.DOC

- dll

2. Virus Boot Sector

Virus Boot sector ini sudah umum sekali menyebar. Virus ini dalam menggandakan dirinya, akan memindahkan
atau menggantikan boot sector asli dengan program booting virus. Sehingga saat terjadi booting maka virus akan
diload ke memori dan selanjutnya virus akan mempunyai kemampuan mengendalikan hardware standar
(contoh : monitor, printer dsb) dan dari memori ini pula virus akan menyebar ke seluruh drive yang ada dan yang
terhubung ke komputer (contoh : floopy, drive lain selain drive c:).

Contoh virus :

- Varian virus wyx

ex: wyx.C(B) menginfeksi boot record dan floopy ;

Panjang :520 bytes;

Karakteristik : memory resident dan terenkripsi.

- Varian V-sign :

Menginfeksi : Master Boot Record ;

Panjang 520 bytes;

Karakteristik : menetap di memori (memory resident),terenkripsi, dan polymorphic)

- Stoned.june 4th/ bloody!:

Menginfeksi : Master Boot Record dan floopy;

Panjang 520 bytes;

Karakteristik : menetap di memori (memory resident), terenkripsi dan menampilkan pesan "Bloody!june 4th 1989" setelah komputer melakukan booting sebanyak 128 kali.

3. Stealth Virus

Virus ini akan menguasai tabel interrupt pada DOS yang sering kita kenal dengan "Interrupt interceptor".
Virus ini berkemampuan untuk mengendalikan instruksi-instruksi level DOS dan biasanya mereka tersembunyi
sesuai namanya baik secara penuh ataupun ukurannya.

Contoh virus :

- Yankee.XPEH.4928,

Menginfeksi file *.COM dan *.EXE ;

Panjang 4298 bytes;

Karakteristik: menetap di memori, ukurantersembunyi, memiliki pemicu

- WXYC (yang termasuk kategori boot record pun karena masuk kategri stealth dimasukkan pula disini),
Menginfeksi floopy an motherboot record;

Panjang 520 bytes;

Karakteristik : menetap di memori; ukuran dan virus tersembunyi.

- Vmem(s):

Menginfeksi file file *.EXE, *.SYS, dan *.COM ;

Panjang fie 3275 bytes;

Karakteristik:menetap di memori, ukuran tersembunyi, di enkripsi.

- dll

4. Polymorphic Virus

Virus ini Dirancang buat mengecoh program antivirus, artinya virus ini selalu berusaha agar tidak dikenali oleh
antivirus dengan cara selalu merubah rubah strukturnya setiap kali selesai menginfeksi file/program lain.

Contoh virus:
- Necropolis A/B,

Menginfeksi file *.EXE dan *.COM;

Panjang file 1963 bytes;

Karakteristik: menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,terenkripsi dan dapat berubah ubah struktur

- Nightfall,
Menginfeksi file *.EXE;
Panjang file 4554 bytes;

Karakteristik : menetap di memori, ukuran dan virus tesembunyi,memiliki pemicu, terenkripsidan dapat
berubah-ubah struktur

- dll

5. Virus File/Program
Virus ini menginfeksi file-file yang dapat dieksekusi langsung dari sistem operasi, baik itu file *.EXE, maupun
*.COM biasanya juga hasil infeksi dari virus ini dapat diketahui dengan berubahnya ukuran file yang
diserangnya.

6. Multi Partition Virus

Virus ini merupakan gabungan dari virus boot sector dan virus file. Artinya pekerjaan yang dilakukan berakibat dua, yaitu dia dapat menginfeksi file-file *.EXE atau *.COM dan juga menginfeksi boot sector.

Siklus hidup virus

Siklus hidup virus secara umum, melalui 4 tahap:

o Dormant phase ( Fase Istirahat/Tidur )

Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yang
ditentukan, kehadiran program lain/dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.

o Propagation phase ( Fase Penyebaran )

Pada fase ini virus akan mengkopikan dirinya kepada suatu program atau ke suatu tempat dari media storage
(baik hardisk, RAM dsb). Setiap program yang terinfeksi akan menjadi hasil “kloning” virus tersebut
(tergantung cara virus tersebut menginfeksinya).

o Trigerring phase ( Fase Aktif )

Di fase ini virus tersebut akan aktif dan hal ini juga di picu oleh beberapa kondisi seperti pada Dormant
Phase.

o Execution phase ( Fase Eksekusi )

Pada fase inilah virus yang telah aktif tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan
pesan-pesan, dsb

Monday, May 2, 2011

Kriteria Virus Komputer

Suatu program yang disebut virus baru dapat dikatakan adalah benar benar

virus apabila minimal memiliki 5 kriteria :



1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi

2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program

3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan

4. Kemampuannya melakukan manipulasi

5. Kemampuannya untuk menyembunyikan diri.



Sekarang akan coba dijelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dari tiap

-tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat diperlukan.



1.Kemampuan untuk mendapatkan informasi



Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama-nama file yang ada dalam

suatu directory, untuk apa? agar dia dapat mengenali program program apa

saja yang akan dia tulari,semisal virus makro yang akan menginfeksi semua

file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukannya, disinilah kemampuan

mengumpulkan informasi itu diperlukan agar virus dapat membuat daftar/

data semua file, terus memilahnya dengan mencari file-file yang bisa

ditulari.Biasanya data ini tercipta saat program yang tertular/terinfeksi

atau bahkan program virus ini dieksekusi. Sang virus akan segera melakukan

pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (biasanya :P ) , sehingga apabila

komputer dimatikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program

bervirus dijalankan dan biasanya dibuat sebagai hidden file oleh virus .



2.Kemampuan memeriksa suat program



Suatu virus juga harus biasa untuk memeriksa suatu program yang akan

ditulari, misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia

harus memeriksa apakah file dokumen ini telah terinfeksi ataupun belum,

karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat

berguna untuk meningkatkan kemampuan suatu virus dalam hal kecepatan

menginfeksi suatu file/program.Yang umum dilakukan oleh virus adalah

memiliki/ memberi tanda pada file/program yang telah terinfeksi

sehingga mudah untuk dikenali oleh virus tersebut . Contoh penandaan

adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik disetiap file yang

telah terinfeksi.



3.Kemampuan untuk menggandakan diri



Kalo ini emang ciri virus "bang-get", maksudnya tanpa ini tak adalah virus.

Inti dari virus adalah kemampuan mengandakan diri dengan cara menulari

program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya

(baik file atau program) maka ia akan mengenalinya dengan memeriksanya,

jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya untuk menulari

dengan cara menuliskan byte pengenal pada program/ file tersebut,dan

seterusnya mengcopikan/menulis kode objek virus diatas file/program

yang diinfeksi. Beberapa cara umum yang dilakukan oleh virus untuk

menulari/ menggandakan dirinya adalah:



a.File/Program yang akan ditulari dihapus atau diubah namanya. kemudian

diciptakan suatu file menggunakan nama itu dengan menggunakan virus

tersebut (maksudnya virus mengganti namanya dengan nama file yang dihapus)

b.Program virus yang sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung

menulari file-file lain dengan cara menumpangi seluruh file/program

yang ada.



4.Kemampuan mengadakan manipulasi



Rutin (routine) yang dimiliki suatu virus akan dijalankan setelah virus

menulari suatu file/program. isi dari suatu rutin ini dapat beragam

mulai dari yang teringan sampai pengrusakan. rutin ini umumnya digunakan

untuk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini

memanfaatkan kemampuan dari suatu sistem operasi (Operating System) ,

sehingga memiliki kemampuan yang sama dengan yang dimiliki sistem

operasi. misal:



a.Membuat gambar atau pesan pada monitor

b.Mengganti/mengubah ubah label dari tiap file,direktori,atau label dari

drive di pc

c.Memanipulasi program/file yang ditulari

d.Merusak program/file

e.Mengacaukan kerja printer , dsb



5.Kemampuan Menyembunyikan diri



Kemampuan Menyembunyikan diri ini harus dimiliki oleh suatu virus agar semua

pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana.

langkah langkah yang biasa dilakukan adalah:



-Program asli/virus disimpan dalam bentuk kode mesin dan digabung dengan

program lain yang dianggap berguna oleh pemakai.

-Program virus diletakkan pada Boot Record atau track yang jarang

diperhatikan oleh komputer itu sendiri

-Program virus dibuat sependek mungkin, dan hasil file yang diinfeksi tidak

berubah ukurannya

-Virus tidak mengubah keterangan waktu suatu file

-dll