Showing posts with label Sehat. Show all posts
Showing posts with label Sehat. Show all posts

Friday, October 14, 2011

Sehat dengan cara singkat

Sehat

Selalu memaksakan diri ke gym setiap hari dalam waktu berjam-jam, kini tak perlu Anda lakukan. Sebab 20 menit melakukan kardio dalam satu hari sudah cukup baik bagi tubuh kita, terang ahli kebugaran ternama.

Teori ini juga sudah sukses dipakai banyak selebriti Hollywood seperti Jennifer Aniston, atau Helena Christiansen. Mereka menerapkan sistem semakin intensif Anda berolahraga, semakin sedikit waktu yang Anda butuhkan dan sukses membuktikannya.

"Bagiku 20 menit sesi kardio dalam sehari sudah cukup untuk mendapatkan detak jantung sehat" jelas Helena Christiansen.

Teori ini kemudian didukung oleh penjelasan dari Pengawas konsumen American Council on Exercise yang merekomendasikan 'program kebugaran singkat' bagi mereka yang ingin mendapatkan hasil yang cepat.

Bahkan American College of Sport Medicine (ACSM), juga membenarkan bahwa 20 menit olahraga dengan intensitas tinggi sama baiknya dengan 40-45 menit kardio dengan kecepatan sedang.

"Tetapi tetap perlu diingat semakin sedikit waktunya intensitas latihannya seharusnya semakin berat" jelas Steve Barrett, ahli kebugaran dan penulis buku Trade Secrets Of A Personal Trainer.

Barrett juga menambahkan bahwa meskipun singkat, tetapi sistem olahraga seperti ini juga harus dipikirkan unsur kemajuannya. Sehingga latian tidak statis.

"Konsistensi adalah kunci. Idealnya, Anda harus melakukan lima sesi latihan selama 20 menit dalam seminggu, atau menggabungkan dua atau tiga kali 20 menit latihan aerobik dengan aktivitas seperti berjalan, berlari atau bersepeda" tutupnya.

Wednesday, June 1, 2011

Pernikahan Membuat Pria Lebih Sehat

http://www.kainsutera.com/wp-content/uploads/2010/06/Pernikahan-Yang-Menjadi-sumber-Kebahagiaan.jpg

TRIBUNNEWS.COM - Pria yang ditinggal cerai atau mati pasangannya akan cenderung lebih sehat bila dia menikah lagi.

Temuan oleh Harvard University ini didasarkan pada penelitian yang mempelajari efek pemutusan perkawinan pada laki-laki, baik melalui kematian sang istri atau perceraian.

Studi ini melibatkan lebih dari 40.000 pria berusia antara 40 sampai 75 dan dilakukan sejak tahun 1986 sampai 1994.

Peneliti mencatat kondisi setiap peserta setiap empat tahun sekali berdasarkan status perkawinan, diet, olahraga dan kesehatan secara keseluruhan.

Hasilnya ditemukan kalau pria yang ditinggal istrinya akibat meninggal atau perceraian mengonsumsi alkohol lebih banyak dan mengurangi asupan sayuran dalam makanan.

Kondisi ini berkebalikan dengan perempuan. Perempuan cenderung meningkatkan asupan sayur mereka dan mengurangi jumlah alkohol ketika sudah bercerai.

Di sisi lain, pernikahan juga bukan sepenuhnya kabar baik untuk kaum pria. Peneliti mengatakan bahwa priayang menikah lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan dan berkurangnya waktu untuk berolahraga.

Tetapi secara keseluruhan, para peneliti percaya menikah tetap memberikan manfaat besar untuk kesehatan pria. Hanya saja, dokter dan ahli kesehatan lainnya harus mengambil alih tugas edukasi untuk para pria agar tidak mengubah pola diet yang sudah dijalankan atau perilaku kesehatan lainnya meski sudah menikah.