Thursday, May 12, 2011
5 Kebiasaan Baik yang Mencegah Kerusakan Kulit
Sadarkah Anda bahwa memakai produk perawatan kulit dari merek yang berbeda-beda ternyata bisa membuat kulit rusak? Agar tak menyesal, simak artikel ini untuk mengetahui kebiasaan apa yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan kulit.
1. Setia pada satu merek
Slogan yang ada di iklan-iklan memang bukan asal bunyi. Setiap merek produk kecantikan memiliki formula masing-masing, yang sudah terjamin aman jika digabungkan dengan produk yang berbeda dari merek yang sama. Namun jika Anda menggunakan toner merek A, pelembab merek B, krim malam merek C, dan scrub merek D, bisa-bisa bahan kimia di dalam masing-masing merek berinteraksi secara negatif dan membuat kulit Anda iritasi.
2. Cuci muka sebelum tidur
Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk selalu mencuci muka sebelum tidur. Nasihat ini harus terus kita jalankan, terutama setelah dewasa dan saat wajah kita sehari-harinya tertutup oleh make up. Satu kali saja Anda lupa mencuci wajah sebelum tidur, makeup dan debu yang menempel di wajah akan menyumbat pori-pori semalaman. Setelah itu, siap-siap saja bertemu jerawat beberapa hari kemudian.
3. Rajin pakai sunblock
Jangan kira sunblock atau pun sunscreen hanya dipakai saat Anda berjalan-jalan ke pantai. Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, artinya sengatan matahari akan selalu mengintai kita setiap hari. Sunblock dan sunscreen adalah senjata wajib yang harus dipakai setiap hari agar kulit tak terbakar maupun rusak.
4. Tak pelit beli kosmetik
Tahukah Anda bahwa kosmetik biasanya kadaluarsa setelah 1-2 tahun? Namun demi alasan berhemat, kita tak rela membuang blush on yang masih penuh meski sudah berumur lebih dari dua tahun. Alasannya, "Toh jarang dipakai." Yang perlu Anda tahu, setelah kosmetik melewati masa kadaluarsa, tak terhitung lagi jumlah bakteri yang mengendap di dalamnya. Anda tentu tak mau wajah Anda dilapisi bakteri bukan?
5. Pilihlah sabun mandi yang lembut
Sabun antiseptik memang efektif untuk membersihkan semua kotoran yang menempel di tubuh. Namun jika kita terlalu sering menggunakan, sabun "keras" seperti ini juga membuang kelembapan alami kulit dan bisa membuat iritasi. Agar aman, pilihlah sabun yang lembut, bahkan yang tidak mengandung busa. Cukup gunakan sabun antiseptik jika Anda baru saja beraktivitas tinggi, berkeringat, atau terpapar debu.
Monday, March 7, 2011
Kiat Mencegah dan Mengatasi Rambut Beruban
Munculnya uban pada rambut merupakan salah satu tanda-tanda penuaan. Namun jika rambut putih itu muncul sebelum waktunya, malah akan membuat penampilan Anda terganggu.
Salah satu cara untuk mencegah dan mengatasi timbulnya uban sebelum waktunya adalah dengan mempelajari penyebabnya. Seringkali, kebiasaan kitalah yang mendorong munculnya si rambut putih itu.
1. Kebiasaan merokok
Racun-racun yang ada di dalam rokok membuat tubuh mengalami penuaan dini. rambut pun ikut memutih karenanya. Jika tak ingin uban muncul sebelum waktunya, berhentilah merokok.
2. Stres
Saat mengalami stres, metabolisme tubuh terganggu secara keseluruhan. Ketidakseimbangan dalam tubuh membuat efek yang beragam. Termasuk timbulnya uban. Maka sebisa mungkin hindari stres. Tenangkan diri Anda setiap ada tekanan yang berat.
3. Perhatikan pola makan
Uban juga bisa disebabkan karena jaringan protein yang rusak dalam tubuh karena pola makan yang salah. Untuk itu, perhatikan benar nutrisi yang masuk ke tubuh Anda.
4. Pemakaian zat kimia berlebihan di rambut
Tak hanya pola makan yang dapat merusak jaringan protein di rambut. Pemakaian produk kimia di rambut seperti cat dan obat keriting juga bisa membuat jaringan rambut rusak. Uban pun muncul karenanya. Oleh karena itu, jangan terlalu sering menggunakan mengguanakan produk-produk tersebut. Jika Anda mengecat atau mengeriting rambut, pastikan untuk menggunakan shampo dan pelembab khusus untuk menjaga kesehatan rambut.
Jika uban telah terlanjur muncul, jangan buru-buru putus asa. Munculnya uban adalah karena produksi pigmen rambut yang bernama melanocytes telah berkurang. Untuk itu beberapa bahan makanna bisa membuat produksi pigmen tersebut bertambah. Sehingga uban Anda akan berkurang dan tidak muncul kembali.
Bahan-bahan mengandung zat besi adalah yang paling utama. Zat besi adalah nutrisi yang merangsang produksi melanocytes. Jangan lupa untuk sellau mengkonsumsi sayuran hijau dan daging merah yang cukup untuk mendapatkan jumlah zat besi yang sesuai.
Tak ada salahnya untuk mengkonsumsi multivitamin yang lengkap untuk menjaga keseimbangan nutrisi dalam tubuh. Multivitamin juga akan melindungi tubuh dari serangan penyakit.
Jika pola makan Anda sudah benar namun uban tetap muncul, mungkin liburan jalan keluarnya. Keluarlah dari rutinitas sehari-hari yang membuat Anda stres. Liburan akan membuat Anda lebih rileks, sehingga metabolisme tubuh kembali berjalan normal. Uban pun hilang.
Selamat mencoba!