Showing posts with label Bandung. Show all posts
Showing posts with label Bandung. Show all posts

Thursday, September 8, 2011

Bantuan Sosial Guru Honorer Kab. Bandung Barat Bakal Dicairkan

Kamis, 08/09/2011 - 13:27

NGAMPRAH, (PRLM).- Bantuan sosial (bansos) guru honorer di Kabupaten Bandung Barat (KBB) segera dicairkan dalam dua-tiga hari ke depan. Pencairan dana bansos akan disalurkan melalui rekening tiga organisasi guru honorer yakni, PGHI, FKGHS, dan PPKTH.

"Kami sudah mendapatkan konfirmasi dari DPPKAD bahwa dana bansos akan segera dicairkan dalam waktu kurang dari seminggu. Mungkin dua-tiga hari sudah cair," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Agustine Priyanti, Kamis (8/9).

Pencairan dana bansos segera dilakukan setelah diadakan pertemuan antara perwakilan tiga organisasi guru honorer dan Kepala Dinas Pendidikan, Kamis (8/9) siang. Berdasarkan pertemuan itu, terjadi kesepakatan terhadap isi berita acara tentang pencairan bansos.

Sebelumnya, ratusan guru honorer berunjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan, Kabupaten Bandung Barat. Mereka menuntut pencairan bansos guru honorer yang belum dicairkan selama tiga tahun. (A-192/A-147)***

Saturday, August 6, 2011

Bandung Akan Punya Monorel

Bandung Akan  Punya Monorel

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG - Jusuf Kalla dengan perusahaannya di grup Bukaka menawarkan monorel untuk Bandung Raya. Kesepakatan yang pernah dibuat pada masa Gubernur, Dani Setiawan, itu akan dihidupkan kembali.

"Investasi untuk Bandung sekitar Rp 4 triliun," kata Kalla, Jumat (5/8). Yaitu untuk jarak sekitar 30 kilometer. Dengan studi teknis enam sampai satu tahun, menurut dia, proyek sudah bisa digarap. Tinggal menunggu kesepakatan dengan pemerintah daerah.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyatakan mendukung penuh rencana investasi ini. "Kami akan bentuk tim untuk bahas teknisnya," kata dia seusai bertemu Kalla.

Pembicaraan mengenai monorel ini sampai ke tataran gubernur, kata Heryawan, karena sudah melintas batas kabupaten kota. Monorel masuk dalam skema transportasi metropolitan Bandung yang menghubungkan Kota Bandung dengan lima kabupaten kota di sekitarnya.

Wali Kota Bandung, Dada Rosada, menyambut baik tawaran ini. Dia mengumpulkan para pihak terkait, akademisi dan investor Bandung, untuk mendengar langsung paparan dari Kalla dan timnya.

Selama ini, kata Dada, Bandung terkendala dana dan investor untuk membangun transportasi massal yang terintegrasi. Untuk tawaran Kalla ini pun, Dada berharap seluruh biaya datang dari investor. "(Semoga) full (swasta). Kami tidak punya uang," ujar dia dengan sedikit nada canda.